MENUJU KAWASAN BERIKAT MANDIRI
Bea Cukai Kanwil Jabar | APKB | PKB PDKB
Peningkatan Tata Kelola Kawasan Berikat
Bertumbuh berkelanjutan melalui kepatuhan menuju Kawasan Berikat Mandiri.
Tata Kelola Kawasan Berikat adalah serangkaian pengaturan, pengendalian, dan pelaksanaan kegiatan dalam penyelenggaraan Kawasan Berikat untuk mewujudkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku serta mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Program ini diinisiasi oleh Bea Cukai Kantor Wilayah Jawa Barat sebagai upaya mendorong Kawasan Berikat menjadi salah satu soko guru ekspor nasional yang memberikan dampak ekonomi, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas penyerapan tenaga kerja.
Melalui penguatan tata kelola, Kawasan Berikat diharapkan mampu membangun budaya kepatuhan, meningkatkan kualitas pengendalian internal, dan menjalankan kegiatan operasional secara lebih efektif, transparan, serta mandiri.
Kebutuhan Layanan Terus Meningkat
Kontribusi penerimaan dari Kawasan Berikat sekitar 2%, sedangkan sekitar 98% penerimaan berasal dari sektor cukai.
Meskipun demikian, pelayanan dan pengawasan Kawasan Berikat membutuhkan sumber daya yang cukup besar. Jumlah petugas relatif tidak bertambah, sementara pengguna fasilitas, aktivitas operasional, dan volume dokumen kepabeanan terus meningkat.
ICEBERG PHENOMENON
Fenomena Iceberg dalam tata kelola Kawasan Berikat sering membuat organisasi hanya berfokus pada masalah yang terlihat, seperti temuan monitoring, audit, denda, sanksi, atau ketidaksesuaian pada IT Inventory. Padahal, masalah tersebut hanyalah gejala yang muncul di permukaan. Akar permasalahannya sering kali terletak pada proses bisnis yang belum akuntabel, kompetensi SDM yang belum memadai, komunikasi yang kurang efektif, serta komitmen manajemen yang belum optimal terhadap kepatuhan. Oleh karena itu, perbaikan harus difokuskan pada faktor-faktor mendasar agar risiko kepatuhan dapat dicegah secara berkelanjutan.

Komitmen APKB
APKB sebagai asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (PKB) dan Pengusaha Dalam Kawasan Berikat (PDKB) merasa terhormat dilibatkan dalam Program Peningkatan Tata Kelola Kawasan Berikat yang diinisiasi oleh Bea Cukai Kanwil Jawa Barat. Melalui program ini, APKB mendukung penguatan tata kelola Kawasan Berikat guna mewujudkan bisnis yang tumbuh berkelanjutan melalui kepatuhan menuju Kawasan Berikat Mandiri.
Pendampingan
Sebagai wujud tanggung jawabnya, APKB menyediakan layanan pendampingan secara gratis tanpa dipungut biaya. Pendampingan ini terbuka bagi perusahaan yang telah memperoleh maupun yang sedang mengajukan fasilitas Kawasan Berikat, baik yang belum menjadi anggota maupun yang telah menjadi anggota APKB, sehingga setiap perusahaan memiliki kesempatan yang sama untuk membangun tata kelola yang baik sejak awal.
Scope Pendampingan
Tiga Pilar Utama
Proses Bisnis yang Akuntabel
Memperkuat proses bisnis agar berjalan sesuai ketentuan, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
SDM yang Andal
Meningkatkan kompetensi Liaison Officer dan personel terkait dalam mengelola fasilitas Kawasan Berikat.
IT Inventory Berdaya Guna
Mengoptimalkan sistem sebagai alat pengendalian, penyediaan informasi, dan pendukung kepatuhan perusahaan.
Tahapan Program
Menuju Kawasan Berikat Mandiri
Setiap tahapan dilaksanakan secara terarah untuk memperkuat kepatuhan, pengendalian internal, dan kesiapan perusahaan.
Peran Masing-Masing
Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program
APKB
Berperan sebagai mitra pendamping dalam implementasi dan penguatan tata kelola Kawasan Berikat.
KPPBC (Hanggar)
Melaksanakan monitoring dan evaluasi melalui proses assessment secara objektif dan konsisten.
Kanwil Bea Cukai Jawa Barat
Bertindak sebagai koordinator program serta melakukan review terhadap hasil assessment.
Pelaksanaan Assessment
Objektif, Berkala, dan Konsisten
Peran Hanggar sangat penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan. Assessment diharapkan dilakukan berdasarkan kondisi aktual agar data yang dihasilkan akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat.
Assessment dilaksanakan secara berkala pada awal setiap triwulan. Penilaian dilakukan oleh petugas Hanggar yang telah membina perusahaan, kemudian divalidasi oleh petugas Hanggar berikutnya untuk menjaga konsistensi penilaian dan membentuk indeks perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu.
Kawasan Berikat Mandiri
Lebih Mandiri, Efisien, dan Kompetitif
Menjadi Kawasan Berikat Mandiri merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing. Dengan kepatuhan dan tata kelola yang baik, perusahaan memperoleh fleksibilitas lebih tinggi, meningkatkan kepercayaan pemerintah, serta menciptakan nilai tambah bagi pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Manfaat Utama
Keunggulan Kawasan Berikat Mandiri
Melakukan pemasukan dan pengeluaran barang secara mandiri selama 24 jam, 7 hari.
Kemudahan dan Kecepatan Proses Dokumen Pabean
Meningkatkan efisiensi operasional melalui proses bisnis yang lebih cepat dan fleksibel.
Memperkuat kredibilitas perusahaan melalui tata kelola dan budaya kepatuhan yang baik.
Mari Bersama
Sukseskan Program Peningkatan Tata Kelola Kawasan Berikat
Sinergi antara Bea Cukai Kanwil Jawa Barat, KPPBC, Hanggar, APKB, dan perusahaan menjadi kekuatan dalam mewujudkan tata kelola Kawasan Berikat yang semakin baik.
Melalui koordinasi, pendampingan, monitoring, evaluasi, assessment, serta komitmen melakukan perbaikan berkelanjutan, mari bersama membangun budaya kepatuhan demi terwujudnya bisnis yang tumbuh berkelanjutan menuju Kawasan Berikat Mandiri.
MARI BERTUMBUH
DAN PATUH BERSAMA
Sampaikan kebutuhan, tantangan, atau rencana pengembangan perusahaan Anda. APKB siap menjadi mitra dalam mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan melalui penguatan kepatuhan, peningkatan tata kelola, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas Kawasan Berikat.
Jika perusahaan Anda ingin:
- Mengajukan fasilitas Kawasan Berikat
- Memperkuat kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai
- Meningkatkan tata kelola dan efektivitas operasional Kawasan Berikat
- Mendapatkan pendampingan dan konsultasi terkait regulasi Kawasan Berikat
Hubungi kami untuk memulai diskusi dan mendapatkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.
Tim APKB siap membantu menjawab pertanyaan dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan perusahaan Anda.
09.00 – 16.00 WIB